Jumat, 23 Oktober 2015

Menjalin Hubungan Di Medsos, Uang Rp 30 Juta Raib


Pelaku penipuan yang mengaku bernama Irma dan Bayu
BEKASI – wartaekspres.com – Bukan baru satu atau dua kali terjadi penipuan melalui media sosial. Seorang wanita dengan cara merayu dan menunjukkan foto-foto seksinya, kepada pria yang dirasa sudah masuk dalam jebakannya, bahkan seolah ingin menjalin hubungan serius.
 
Namun masih banyak orang yang kurang tanggap dan percaya atas kasus-kasus yang pernah terjadi selama ini. Wajar jika dikatakan cinta itu buta, karena bagi yang sedang kasmaran, apapun terasa indah dan menyenangkan, lebih-lebih jika dianggap sesuai dengan harapannya.

Diantara pelaku penipuan di dunia maya adalah pasangan yang menyebut dirinya mereka sebagai Bayu dan Irma. Keduanya sering membuka akun di facebook dan mengubah-ubah namanya. Sasaran mereka orang-orang yang sedang di mabuk dumay.

Kali ini, Asep (21) pemuda asal Cianjur,  Jawa Barat terjebak dengan Irma yang berstatus janda. Berhasil menggoda Asep dengan rayuan yang membuat si korban kepincut, bahkan ingin melanjutkan ke jenjang rencana pernikahan.

Rencana lamaran pun disanggupi oleh Asep sebagai bukti keseriusannya pada Irma. Dalam prosesi lamaran melibatkan Bayu pasangan Irma berperan sebagai kakanya,bertugas sebagai penerima lamaran berupa uang sebagai dan cincin tunagan sebagai bukti keseriusan Asep kepada Irma.

Sandiwara yang sudah direncanakan Bayu dan Irma berjalan lancer dan membuahkan hasil. Asep menyanggupi permintaan Irma dan melakukan lamaran dengan menyerahkan uang sebesar Rp 30 juta.

Tante dari korban orban (Asep) Intan Ayu menuturkan, bahwa Irma dikenal Asep melalui dunia maya Facebook, mengaku sebagai TKW di Singapura dan Bayu yang berperan sebagai kakaknya Irma mengaku bekerja di Bank CIMB Bekasi, bertempat tigal di daerah Bekasi, Jalan Narogong Blok E 12, RT/RW: 6005-009, Pengasinan Rawalumbu.

“Pasangan tersebut membawalari uang Rp. 30 juta keponakan saya Asep, yang hendak digunakan untuk biaya pernikahan dan cincin kawin. Saya terus mencari keberdaan Bayu dan Irma sampai ketemu, bahkan akan saya laporkan ke pihak berwajib,” ujar Intan menjelaskan.

Menurut Intan, akibat dari perbuatan mereka Asep saat ini menjadi trauma hingga mengurung diri, karna kejadian yang dialami dan merugikannya. Hal ini jelas-jelas tindakan kasus penipuan, tukas Intan Ayu. (JM. Hendro)
wartaekspres.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar