Minggu, 08 November 2015

Disindir Alumnus Trisakti, Ahok: Mungkin Dia Kurang Baca


(Foto: kompas.com)

JAKARTA – wartaekspres.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menanggapi tudingan antikritik yang disampaikan rekan satu almamaternya di Universitas Trisakti, yang juga melayangkan petisi lewat media sosial untuk menolak Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 228 Tahun 2015 tentang Pengendalian Pelaksanaan Penyampaian Pendapat di Muka Umum pada Ruang Terbuka.

Dikatakan Ahok, bahwa rekan sealmamaternya tersebut yang bernama John Muhammad kurang mengerti tentang aturan menyampaikan aspirasi di ruang publik. Pasalnya, sebelum diterbitkannya Pergub tersebut, ada aturan yang lebih tinggi untuk mengendalikan unjuk rasa di ruang publik bernama Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.

“Makanya itu adik kelas yang lupa. Mungkin waktu reformasi tahun 1998 adik kelas ini belum begitu ngerti,” ujar Ahok saat dikonfirmasi di Balai Kota Jakarta.

Bahkan, saat itu Ahok mengatakan, kemungkinan besar adik kelasnya yang merupakan lulusan Teknik Arsitektur itu kurang pengetahuan, lantaran kurang membaca kitab perundang-undangan. “Mungkin dia kurang baca atau waktu itu dia masih kecil,” sindirnya.

Dalam akun Facebook-nya, Jhon yang adik kelas Ahok yang juga aktivis 1998 itu menulis surat terbuka tentang kritik terhadap aturan tersebut. John pun mempertanyakan Ahok saat demonstrasi mahasiswa 1998 di kampusnya.

Ahok diketahui merupakan alumni Teknik Geologi Universitas Trisakti, sedangkan Jhon  merupakan lulusan Teknik Arsitektur.

Enggak Usah Ngomong
Basuki Tjahaja Purnama mengatakan enggan mengambil pusing atas kritikan yang dilontarkan rekan satu almamaternya di Universitas Trisakti bernama John Muhammad.

Baca selengkapnya di www.wartaekspres.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar