Minggu, 29 November 2015

Warung Remang-ramang Di Bekasi Menjamur


Ilustrasi warung remang-remang
BEKASI -  wartaekspres.com - Pertumbuhan tempat hiburan malam, khususnya warung remang remang di Kabupaten Bekasi, saat ini bak jamur di musim hujan. Hal itu seiring dengan perkembangan kota yang berjuluk Kota Patriot ini, sebagai salah satu kota penyanggah ibukota.

Tempat hiburan seperti warung remang remang yang dikenal Bambu Runcing Ciberum masih saja ada di pelosok Kota Bekasi, kerap disinggahi pengunjung untuk menghabiskan waktu di malam hari dengan wanita-wanita malam dan minuman kerasnya juga tak luput dari pereman-pereman nya.

Tapi sayangnya, di tengah hingar bingarnya pembangunan bisnis warung reman-remang , tak diimbangi dengan kasadaran para pelaku usaha. Seperti diketahui, saat ini banyak berdiri warung yang diduga tak berizin yang menempati lahan kosong, sepert lahan perusahan PT. Alpita Pratama, yang berada di Desa Lambang Jaya (Pekopen), Kec. Tambun Selatan, lahan tersebut diduga disewakan oknum yang tak bertangungjawab.

Pertumbuhan tempat hiburan Bambu Runcing ini, menjadi keprihatinan Kepala Desa Lubang Buaya, Bosih Awal Ludin. S.Sos . Dirinya yang juga aktif di berbagai organisasi Lsm LPK2RI kepemudaan Lubang Buaya, dan penasehat dari Ormas IKAPUT menjelaskan, bahwa warung Bambu Runcing sebenarnya bukan wilayah Desa Lubang Buaya, bahwa akan ada penutupan serentak oleh pemuda-pemudi Lubang Buaya , bersama From Pembela Islam (FPI).
Baca selengkapnya di www.wartaekspres.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar