Jumat, 16 Oktober 2015

Warga Kecamatan Kistim, Keluhkan Bekas Galian Kabel Optic Telkom


Kondisi lubang galian kabel optic tanpa tanda adanya galian, dibiarkan sejak sepekan lalu dan dapat membahayakan jiwa pengguna jalan.
ASAHAN – wartaekspres.com - Proyek penggalian kabel optic (kabel mempercepat proses internet) yang dilakukan PT Hasian Prima Telindo rekanan Telkom, dikeluhkan warga Kecamatan Kisaran Timur.
Pasalnya, penggalian yang dilakukan pihak kontraktor untuk menanamkan kabel tersebut, ada galian yang tidak ditimbun lagi dan juga ada yang ditimbun begitu saja, dan seharusnya tanah timbunan harus dipress lagi dan diratakan.

Penanaman kabel optic tersebut mulai dilakukan oleh pihak kontraktor mulai dari Jalan Ir Juanda hingga ke Jalan Sisingamangaraja sampai ke Kelurahan Siumbut-umbut Baru. Demikian pantauan wartaekspres.com, Jumat (16/10).

Pihak kontraktor sepertinya tidak menghiraukan keselamatan pengguna jalan yang melintas, malah terus melakukan penggalian. Proyek yang diduga menelan anggaran miliaran rupiah tersebut tidak memakai plang proyek dan tidak memasang tanda pada galian atau lobang.

Hal tersebut juga dikatakan Lurah Siumbut-umbut Baru, RA Syaiffudin kepada wartawan mengatakan, bahwa pihaknya belum mengetahui adanya izin galian kabel optic Telkom tersebut, tetapi pihak kontaraktor hanya menunjukan surat izin yang ditandatangani oleh Dinas PU Kabupaten Asahan.

"Penggalian aspal ruas jalan yang di depan stadion Mutiara seharusnya dihotmix kembali dan sampai saat ini belum juga diperbaiki oleh pihak kontraktor maupun Dinas PU," papar Syaifuddin.

Salah seorang warga yang tidak jauh dari lokasi galian, Tagor Hutabarat mengatakan, kalau penggalian tersebut terkesan asal-asalan, sebab lobang itu tidak ditimbun kembali dan gundukan tanah di sekitar galian sering mengancam keselamatan pengguna jalan.

Tagor berharap, agar pihak kontraktor rekanan Telkom secepatnya menimbun lobang galian tersebut dan memberi tanda pada galian atau lubang yang digali.

Sementara Kepala Cabang Telkom Kisaran, Amri Naibaho saat dikonfirmasi mengenai galian kabel optic tersebut mengatakan, bahwa pihak Telkom yang di Kisaran hanya mengetahui adanya proyek galian kabel optic tersebut.

“Kita daerah hanya sebatas pemberitahuan, yang lebih tahu pastinya adalah kantor wilayah telekomunikasi yang di Siantar. Hal ini akan kami menyampaikan dan mengingatkan kepada pihak rekanan kontraktor akan keluhan masyarakat ini,"ujar Amri. (Erik S/SPB)
Baca: wartaekspres.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar