Sabtu, 13 Agustus 2016

Menyambut Pagi Di Bulu’ Santai, Menyaksikan Lukisan Alam Tak Tertandingi



MAKASSAR – wartaekspres.com - Bulu' Santai memang bikin rindu. Sekali menjejakkan kaki, seterusnya ingin kembali dan kembali. Keindahan alam yang ditawarkan bukan sekedar isapan jempol belaka, tapi mampu mengundang decakan kagum pada hasil karya Sang Maha Pencipta.

Baru-baru ini (30-31 Juli 2016) Gispala Makassar bersama Ikatan Remaja Mesjid Rahmatullah (Irmar) Makassar dan Kpa Jelajah Nusantara kembali menyambangi tempat ini.
Bahkan beberapa diantaranya melewatkan moment pergantian senja hari.

Muhammad Ismail, Ketua Gispala sebagai koordinator acara dalam rilisnya, memilih Bulu' Santai, karena lokasi yang dekat dan gampang dicapai, sangat cocok untuk bersantai meski hanya semalam. Apalagi view yang ditawarkan sangat luar biasa. Bisa melihat 4 gunung sekaligus di ketinggian 600-an Mdpl ini.

Ketua Irmar terpilih, Affan juga sangat menyukai tempat indah ini. “Ini ke 3 kalinya saya menyambangi tempat ini dan tidak bosan. Dari sini, kita merasa kecil dan rendah. Maha karya Sang Kuasa benar-benar tidak ada duanya,” uangkapnya.

Penulis yang tiba menjelang pagi bersama Nazir (Gispala Makassar), juga sempat mengabadikan moment indah di pagi hari yang indah. 4 gunung menjulang tegak, seolah menantang para pendaki untuk datang menyambangi puncaknya.

Yang istimewa lagi, para pendaki ini membentangkan spanduk Warta Ekspres dan Wartapala diketinggian 600 Mdpl sebagai persembahan ke media ini yang konsen memuat berita-berita pecinta alam dari Sulawesi. (Galang Gemilang)

Asisten Pembangunan Lepas Keberangkatan Calon Haji Asal Kabupaten Karawang



KARAWANG – wartaekspres.com - Menunaikan ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang kelima, dimana seluruh umat Islam di dunia wajib menjalankannya terutama bagi yang mampu. Ibadah haji adalah berkunjung ke Baitullah untuk melakukan tawaf, sa’i, wukuf di arafah dan melakukan amalan-amalan yang lainnya dalam waktu tertentu untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT.
Guna melaksanakan rukun Islam yang kelima, calon haji asal Kabupaten Karawang secara resmi dilepas keberangkatannya oleh Bupati Karawang yang diwakili oleh Asisten Pembangunan, Hadis Herdiana didampingi oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karawang, H. Sopian di Plaza Pemkab Kabupaten Karawang, pada Sabtu (13/8).
Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pembangunan menyampaikan, agar melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sempurna, baik rukun haji, wajib haji bahkan sunah-sunah ibadah haji dengan penuh kekhusyuan dengan menjadi haji yang mabrur.
“Sepulang ibadah haji ada peningkatan kualitas dan kuantitas ibadah, baik dalam konteks ibadah vertikal, Hablum Minalloh, maupun ibadah sosial berupa Hablum Minannaas. Mengingat ibadah haji adalah ibadah yang memiliki keseimbangan antara dimensi ritual dan social,” himbau Cellica.
Selanjutnya, Bupati Karawang memberikan apresiasi dan terima kasih kepada segenap petugas haji dijajaran kantor Kementrian Agama khsusnya yang akan mendampingi calon jamaah haji asal Karawang.
“Mudah-mudahan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah haji dengan rasa penuh tanggung jawab baik dari segi fasilitas pemondokan, pelayanan kesehatan dan kenyamanan para jamaah maupun dalam teknis pelaksanaan ibadah hajinya,” lanjutnya.
Bupati Karawang berpesan kepada semua calon jamaah haji, agar senantiasa menjaga ketertiban selama dalam perjalanan dan dalam pelaksanaan ibadah haji.
“Diharapkan senantiasa mengikuti arahan dan petunjuk dari para pembimbing, baik dalam kegiatan ibadah maupun dalam berinterkasi dengan jamaah dari berbagai belahan dunia mengingat kultur dan adat istiadat mereka banyak yang berbeda dengan kebiasan dan budayan Indonesia,” pungkasnya
Sementara itu, dalam laporannya Kepala Kantor Kemenag Karawang H. Sopian menyampaikan, bahwa jemaah calon haji asal Kabupaten Karawang sebanyak 1729 orang yang terbagi menjadi 6 kloter yaitu kloter 12 dan 32 masuk gelombang pertama, serta kloter 41, 52, 62 dan 67 masuk gelombang dua.
Untuk keberangkatan gelombang pertama tanggal 13 Agustus 2016 tergabung dalam kloter 12 sebanyak 444 orang jemaah calon haji yang terbagi 204 jamaah laki-laki dan 240 jamaah perempuan.
Pada kesempatan tersebut dihadiri pula oleh Ketua MUI Kabupaten Karawang Dr. KH. Tajuddin Nur serta Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Karawang Maman Supratman serta jajaran dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang. (Red/Humas)

Jumat, 12 Agustus 2016

Peluncuran Buku Biografi Bapak Kapolri Jendral Raden Said Soekanto Tjakrodiatmodjo



JAKARTA – wartaekspres.com - Polri meluncurkan buku biografi Bapak Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo. Soekanto menjadi Kapolri pertama yang menjabat pada tahun 1945 hingga 1959.

Peluncuran buku ini dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla. Penulisnya dua orang, yaitu mantan Kapolri Jenderal Awaluddin Djamin dan sejarawan dari UI Ambar Wulan. Soekanto merupakan pendiri, peletak dasar administrasi dan hal lainnya dalam institusi kepolisian.

Ambar mengatakan, bahwa Soekanto memimpin Polri saat dalam situasi perang, sebab Belanda kembali ingin menguasai Indonesia melalui upaya agresi militer. Selain itu, Polri juga bertugas memberikan keamanan bagi masyarakat.

“Dulu, dalam situasi perang, lalu apakah berarti tak ada kriminalitas? Saat itu, kriminalitas juga tidak normally, tapi juga diciptakan Belanda yang ingin kembali menguasai Indonesia. Bagaimana Pak Kanto membawakan ini bisa melaksanakan fungsi Polri secara profesional,” ujar Ambar

Selain suasana perang, suasana perpolitikan dalam negeri juga luar biasa pasca merdeka. Masa kepemimpinan Soekanto lebih banyak diwarnai situasi tata kenegaraan yang parlementer.

Namun, Soekanto masih dipercaya memimpin Polri hingga tahun 1959 meskipun posisi Perdana Menteri saat itu jatuh bangun dan berganti.

Ini sebuah keteladanan yang saat ini masih sangat relevan, bagaimana membawa polisi ini tidak berpolitik praktis, tapi polisi harus tahu politik, karena polisi ada di dalam masyarakat.

“Keteladanan lain juga, dalam 14 tahun memimpin, dia (Soekanto) tidak punya apa-apa. Hingga akhir hidupnya dia tinggal di salah satu rumah di Kompleks Polri Ragunan. Inilah nilai yang sangat relevan,” urainya.

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, Soekanto memulai tugas sebagai Kepala Kepolisian dari nol serta tidak ada kantor maupun staf yang membantu.

Tugas pertama dari Presiden Soekarno saat itu adalah mengubah dari mental kepolisian kolonial menjadi Kepolisian Nasional.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli mengatakan, Soekanto membangun organisasi Polri dari tingkat Mabes hingga Polsek. Satuan Polisi Perairan, Polisi Perintis, Polisi Udara, Polisi Lalu Lintas, laboratorium kriminal NCB Intepol hingga mengembangkan Polisi Wanita juga merupakan bentukan Soekanto.

Ini senada dengan ucapan Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng yang mengatakan, “tanpa RS Soekanto tidak mungkin ada Polri seperti sekarang ini,” kata Irjen Pol Boy Rafli. (Sri S)

Rayakan Kemerdekaan Di SeaWorld, Bisa Lihat Pengibaran Bendera Dalam Air



JAKARTA - wartaekspres.com - SeaWorld bisa jadi pilihan destinasi buat merayakan Hari Kemerdekaan. Akan ada aksi pengibaran bendera merah putih yang tak biasa.

"Di SeaWorld ada pengibaran bendera dalam air. Pengibarannya oleh 3 orang," ujar Agus Sudarno, Wakil Direktur Rekreasi Ancol dalam jumpa pers di Restoran Jimbaran Ancol Taman Impian, Jumat (12/8/2016).

Pengibaran bendera dengan tiang setinggi sekitar 3 meter dilaksanakan sebelum Feeding Show di Akuarium Utama SeaWorld pukul 10.45 WIB tanggal 17 Agustus 2016. Kemudian sorenya pukul 16.15 WIB akan digelar acara penurunan bendera.

Selain pengibaran bendera dalam air, banyak hiburan lain buat traveler di SeaWorld. Seperti lomba feed shark and see turtle race, serta lomba gebuk bantal dalam air yang akan dimeriahkan para penyelam SeaWorld.

Di arena permainan air lainnya juga tak kalah seru. Ocean Dream Samudera akan menampilkan pertunjukan Tornado Fish yang dipandu atraksi para penyelam dan balerina, dengan kumpulan milk fish mengibarkan bendera merah putih di bawah air. Ada pula pengibaran bendera di Pentas Lumba-lumba.

Sedangkan Atlantis Water Adventure ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan dengan Games For Fun, di mana banyak games seru. Mulai dari permainan matras hingga tarik tambang dan tebar bola.
Kegiatan di sejumlah wahana bertema air merupakan sebagian dari rangkaian acara HUT RI ke-71 di Ancol. Masih banyak gelaran lain yang tak kalah seru di berbagai sisi Ancol. Destinasi wisata yang satu ini memang ingin mengajak traveler bergembira di Hari Kemerdekaan, dan target pengunjungnya pun tidak sedikit.

"Target pengunjung kita 120 ribu," ucap Rika Lestari, Corporate Communication Manager Ancol (Ahmad)

Wagub Jatim Resmikan Kanwil BNI 46 Malang



MALANG – wartaekspres.com - Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) meresmikan Kantor Wilayah Bank Negara Indonesia 46 di Kota Malang, Jumat (12/8/2016). Pembukaan Kantor Wilayah yang kedua di Jawa Timur ini dihadiri para kepala daerah se -Malang Raya, Dirut BNI 46 dan Anggota DPR RI Komisi XI, Andreas Edi Susetyo.

Pambukaan Kanwil baru ini disemarakkan dengan tarian dari karyawan BNI sendiri.
Dalam sambutannya, Gus Ipul mengatakan, bahwa peresmian Kanwil BNI 46 ini sangat penting, karena Malang Raya adalah salah satu wilayah yang pertumbuhan ekonominya nomer dua terbesar se-Jawa Timur setelah Surabaya.

"Saya sangat mengapresiasi dan mendukung peresmian Kantor Wilayah BNI 46 ini, karena Malang ini adalah kota dengan tingkat pertumbuhan ekonominya besar setelah Surabaya, yaitu sebesar 5,24 persen, disusul Kota Jember, Madiun, Bojonegoro dan ke depannya wilayah Madura. Karena sektor perbankan punya peranan penting khususnya di sektor pembiayaan perbankan terhadap UMKM dan pelaku pasar lainnya. Maka dari itu, kita harapkan adanya pembiayaan murah dan kompetitif serta berdaya saing tinggi hingga mampu membangkitkan sektor perekonomian berbasis kerakyatan," ujar Gus Ipul dalam sambutannya.

Sementara Dirut BNI 46 Achmad Baiquni mengatakan, bahwa melihat perkembangan perekonomian di Jatim yang cukup pesat, maka pihaknya mempertimbangkan bahwa dengan satu Kantor Wilayah di Surabaya maka dirasa tidak cukup untuk dapat menjangkau seluruh wilayah di Jatim, karena ditakutkan akan terlambat dalam mengikuti pertumbuhan ekonomi Jatim nantinya.

"Kami sadari, bahwa luasnya wilayah di Jawa Timur ini keberadaan satu Kanwil di Surabaya tidak cukup untuk mengakomodir seluruh wilayah kabupaten dan kota di Jawa Timur ini, makanya kami putuskan mendirikan Kantor Wilayah kedua di Kota Malang ini," jelasnya.

Ditambahkannya,  bahwa pertumbuhan BNI 46 ini berada di atas industri lainnya sebesar 10 persen dan kredit yang terserap hanya sebesar 10 persen, di seluruh Indonesia mencapai 24 persen.

Dan pihaknya merasa, bahwa dunia perbankan tidak cukup hanya mengandalkan teknologi informasi, tapi membutuhkan tambahan outlet untuk mempermudah transaksi perbankan ke depannya yang saat ini mencapai 5,12 persen.

"Ditambah dengan program pengampunan pajak atau tax amnesty ini, kami rasa sebagai upaya untuk menambah penerimaan negara nantinya dan dunia perbankan akan semakin inovatif nantinya,"pungkasnya.
Ia pun berharap, support dan dukungan dari semua kalangan mulai pemerintah dan pelaku usaha lainnya, agar dapat mengembalikan kejayaan BNI 46. (Teguh/wartaekspres.com)