Selasa, 26 Januari 2016

Serba Baru dari Komunitas Picanto Club Indonesia


Tahun 2016 dijadikan momentum Komunitas Picanto Club Indonesia untuk menghadirkan beberapa hal baru. Apa saja kah itu?

PURWAKARTA - wartaekspres.com - Mengawali tahun 2016, beberapa kegiatan sudah mulai dihelat Komunitas Picanto Club Indonesia (PiCA), antara lain mengadakan Kopi Darat (kopdar) bersama para anggotanya yang berasal  dari wilayah Jabodetabek, Bandung, Cirebon dan Serang pada (10/1) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, PiCA juga mensosialisasikan hasil dari sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan oleh para pengurus klub periode 2015-2017 sejak pertengahan tahun 2015 sampai dengan saat ini, seperti penambahan fitur baru pada website resmi PiCA (http://www.picanto-indonesia.com).

Lalu, peluncuran resmi aplikasi berbasis Android yang bernama PiCA (Soscom), Aplikasi ini telah dapat diunduh di Google Play. Para penggunanya dalam hal ini para PiCAer's dapat berinteraksi dengan saling berkirim pesan, berbagi berita, foto dan sejumlah fitur lainnya.

Selain itu, dalam acara ini PiCA juga meluncurkan secara resmi merchandise PiCA berupa kartu e-money (kartu pembayaran elektronik) dengan personalisasi desain PiCA. Berbasis pada kartu Mandiri e-Money yang dipersonalisasi dengan penambahan identitas dari para PiCAer's. 

Baca selengkapnya di www.wartaekspres.com

Wah, Tata Super Ace Makin Irit!


Tata Super Ace dengan mesin dieselnya kembali membuktikan efisiensi dalam pemakaian bahan bakar dengan menorehkan angka 27,74 km/liter.

TULUNGAGUNG - wartaekspres.com - Produk mini pick up Tata Super Ace kembali berhasil memecahkan rekor sebagai pick up diesel yang paling irit di ajang Tata Super Ace Super Challenge ke-3 tahun 2016 yang digelar PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) di Tulungagung, Jawa Timur pada akhir pekan kemarin.

Pada ajang lomba irit kali ini, Tata Super Ace yang dipersenjatai mesin diesel 1.400 cc ini berhasil menorehkan angka pemakaian BBM paling irit sebesar 27,74 km/liter. Angka ini sekaligus memecahkan rekor paling irit dari hasil gelaran sebelumnya di Lampung dengan hasil 18,22 km/l.

“Event di Tulungagung ini merupakan bukti, bahwa TMDI berkomitmen menjadikan program ini sebagai program yang berkelanjutan sekaligus pembuktian Tata Super Ace 1400 cc adalah pikap yang irit dan tangguh," ujar Manoj Arora, Sales Marketing Advisor TMDI.

"Kegiatan ini juga merupakan sarana edukasi mengendara yang efisien dengan beban sesuai daya angkut maksimal sebesar 1 ton,” tambahnya.

Tulungagung menjadi kota ke-3 tempat dilaksanakannya Tata Super Ace Super Challenge 2016. Selanjutnya TMDI berencana mengadakan di kota Malang, Jawa Timur dan Jakarta.

Baca selengkapnya di www.wartaekspres.com

Peserta Kontes Mekanik Bisa Meniti Karir di Daihatsu


PT Astra Daihatsu Motor memberikan kesempatan berharga bagi setiap peserta Daihatsu Technical Skill Contest untuk merintis karirnya bersama Daihatsu. 

JAKARTA – wartaekspres.com  Program Daihatsu Nasional Technical Skill Contest yang digelar secara rutin oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM), tahun ini merupakan gelaran ke-31 dengan mengusung tema "Enhance CS Through Quality Service Improvement & Excellent Operation" 

Sebagai spesialis produsen mobil kompak di Indonesia, Daihatsu terus melakukan inovasi dan improvement secara berkesinambungan di berbagai aspek. Kontes ini diadakan untuk mengapresiasi dan memotivasi para teknisi, foreman (kepala regu), dan service advisor dalam meningkatkan kualitas kemampuan teknis (technical skill) para teknisi Daihatsu. 

Proses pendaftaran dan seleksi peserta dilaksanakan di setiap Bengkel Daihatsu di seluruh Indonesia yang dikategorikan menjadi delapan area, meliputi Sumatera, DKI 1, DKI 2, Jawa Barat; Jawa Tengah; Jawa Timur; Kalimantan; dan Indonesia Bagian Timur (IBT). Sebanyak 461 teknisi mendaftar dari 118 bengkel Daihatsu yang ada di Indonesia.

Babak penyisihan dilakukan secara bertahap mulai dari pengujian materi secara teori dan praktik baik di tingkat regional maupun nasional. Kontes ini menghasilkan 24 finalis yang berhak maju ke babak final di Jakarta. 

Baca selengkapnya di www.wartaekspres.com

Tahun 2013, Gafatar Resmi Terdaftar Di Kesbangpol Majene



MAJENE – wartaekspres.com - Maraknya pemberitaan menyoal organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), megundang perhatian jajaran Komunitas Intelejen Daerah (Kominda) Kabupaten Majene. Pihak Kominda pun menggelar pertemuan

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Selasa (26/1) dihadiri sejumlah unsur. Diantaranya yang hadir, pihak kepolisian dari Polres Majene, Kodim 1401, para tokoh agama, kepala desa dan lurah serta sejumlah pimpinan SKPD.

Sebagai pembicara, adalah Kapolres Majene AKBP Sonny Mahar Budi Adityawan, Dandim 1401 Majene Letkol INF. Jamaluddin, Kepala Kejaksaan Negeri Majene Ajung Purnomo, Sekda Majene H. Syamsiar Muchtar, serta Bupati H. Kalma Katta yang bertindak selaku key not speaker.

Digelar dalam bentuk Rapat Koordinasi, pertemuan ini membahas masalah-masalah  terorisme dan fenomena munculnya berbagai kelompok-kelompok organisasi massa.

Dalam penyampaiannya, Kapolres Majene AKBP. Sonny Mahar Budi Adityawan mengatakan, kendati Kabupaten Majene berada dalam zona aman, namun bukan berarti semua stake holder pemerintah dan masyarakat harus berdiam.

"Meskipun Majene ini relatif aman, tetapi jangan sampai karena aman maka teroris juga aman masuk dan tinggal di Majene. Makanya kita harus selalu waspada," terang Sonny Mahar.

Sonny juga banyak menyinggung organisasi Gafatar. Menurutnya, ormas yang dideklarasikan tahun 2012 ini sudah ditetapkam sebagai aliran sesat dan harus diwaspadai.

Baca selengkapnya di www.wartaekspres.com

Penadaran, Desa Yang Selalu Menjaga Kerukunan Ummat Beragama Dengan Baik



GROBOGAN – wartaekspres.com - Meskipun di daerah lain banyak insiden masalah tentang agama, tapi kerukunan umat beragama di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang masyarakatnya menganut  Islam, Kristen, dan Katholik kehidupannya terlaksana dengan baik dan harmonis.

Desa yang berada paling ujung timur, sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Gubug tersebut, mempunyai jumlah penduduk 4.072 jiwa, masyarakatnya selalu menjaga toleransi tinggi, saling menghargai, dan saling bergotong-royong, setiap ada kegiatan apapun, itu diperlihatkan saat salah satu agama mengadakan perayaan besar, selalu bersama-sama untuk membantu.

Menurut Kepala Desa, Siswanto, kepada wartaekspres.com mengatakan, bahwa hal itu, dikarenakan adanya kerjasama dan koordinasi yang baik antar pemuka agama yang ada di desa sini, serta antar ummat beragama sendiri, sehingga harmonisasi antar umat beragama berjalan dengan baik.

“Saya  selaku Kepala Desa, selalu berupaya dan mendorong pembinaan antar umat beragama, di antaranya dengan mengintensifkan fungsi dan peran Forum Antar Ummat Beragama (FKUB) yang ada. Jika ada suatu persoalan mengenai masalah keagamaan dapat dicari solusi secara bersama-sama, sehingga tidak sampai menjadi persoalan yang membesar,” jelasnya saat ditemui di rumahnya, Sabtu, (23/1/2016).

Lanjutnya lagi, kehidupan antar umat beragama yang berada di Desa Penadaran ini, sudah sejak dulu terjalin, terkadang saya dan warga mengadakan aktivitas sosial yang dilakukan bersama-sama baik yang muslim maupun non muslim, meskipun, mayoritas warga Desa Penadaran adalah muslim akan tetapi tidak menjadi kendala umat agama lain dalam menjalankan aktivitas ibadahnya.

Baca selengkapnya di www.wartaekspres.com