Sabtu, 09 Januari 2016
Didukcapil Majene Kekurangan SDM
MAJENE – wartaekspres.com - Warga Majene yang hendak mengurus data kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Majene, keluhkan pelayanan, Jumat, 8 Januari.
Bagaimana tidak, warga dibuat bingung dengan pelayanan dari para petugas Disdukcapil. Salah satunya Mansyur, yang datang memperbaharui Kartu Keluarganya (KK), mengeluh karena data dari KK baru tidak sesuai dengan jumlah anggota keluarganya yang ada.
“Awalnya saya sudah memasukan data sebelumnya, namun entah mengapa pada penerbitan KK baru, data lama yang terbit, ada beberapa anggota keluarga saya belum masuk,” kata Mansyur salah seorang kepala keluarga, Jumat, 8 Januari.
Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Disdukcapil Kabupaten Majene, Abd Qadir menjelaskan, bahwa hal itu karena tenaga operator IT yang dimiliki saat ini kurang, dan juga pada sistem jaringan internet yang digunakan saat ini sedang bermasalah akibat peralihan sambungan.
''Memang karena pergantian jaringan sehingga kadang kami mengalami kesalahan teknis dalam mengimput data warga,'' kata Qadir Jumat, 8 Januari. Di sini kami hanya punya 28 orang sedangkan maksimalnya 60 orang, sambungnya.
Qadir menjelaskan, bahwa dirinya sudah berupaya dalam meningkatkan pelayanan pada birokrasinya itu, namun dia mengaku karena keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia itu, sehingga upaya tersebut belum dapat terealisasi.
“Sebenarnya kami di sini sudah melakukan berbagai upaya, tetapi kami di sini banyak mengalami kendala, salah satunya SDM kami yang tidak memadai, dan anggaran yang kurang,” jelas Qadir di ruang kerjanya.
Baca selengkapnya di www.wartaekspres.com
Jumeneng Dalem Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam X, Akan Dihadiri Presiden Jokowi
YOGYAKARTA – wartaekspres.com - Menjelang Jumeneng Dalem di Puro Paku Alaman Yogyakarta, berbagai persiapanpun dilakukan, para panitia sangat sibuk untuk penataan seperti bunga, kursi, lampu dan aksesoris yang akan digunakan dalam acara prosesi pengukuhan Gusti Pangeran Adipati Arya sebagai penerus Paku Alam X, besok sore, Kamis (07/01/2016).
Setelah selesai acara
prosesi, akan dilanjutkan dengan kirab Ageng di mana dalam kirab
tersebut akan melibatkan kereta keramat, yaitu Kereta Kyai Manik Kumala
yang telah berusia dua abad. Dalam kirab besok sore juga akan melibatkan empat
ekor gajah yang selama ini jarang dikeluarkan.
Kepada warta ekspres,
Rabu (06/01/2016), Ketua Panitia III, Projo Notohadiesuryo mengatakan, “Untuk
persiapan Jumeneng Dalem Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam X, sampai
saat ini sudah 97 persen, mulai dari penataan bunga, aksesoris untuk kereta,
semua ditergetkan hari ini selesai, untuk pengamanannya, kita telah
mempersiapkan 2.500 orang yang berasal dari unsur TNI/Polri, instansi pemerintah
terkait, Ormas, perguruan pencak silat serta berbagai komunitas lainnya“, jelasnya.
Dalam Jumeneng Dalem
Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam X, kemungkinan besar Presiden Joko
Widodo akan hadir untuk menyaksikan secara langsung prosesi pengukuhan di
Puro Pakualaman Yogyakarta tersebut.
Selain Presiden Jokowi,
dalam acara tersebut akan dihadiri 1500 tamu undangan, yang terdiri dari para
Menteri, Anggota DPR RI, pejabat daerah, perwakilan dari Kedutaan Belanda
dan Australia.
“Kemungkinan besar Bapak
Presiden Jokowi bisa hadir dalam Jumeneng Dalem besok, selain itu kita
mengundang 1500 tamu undangan, terdiri dari Menteri, Anggota DPR RI juga utusan
dari Belanda, Australia kemungkinan akan hadir, untuk menyaksikan secara
langsung acara tersebut”, tambah Projo Notohadiesuryo.
Indro Warkop Menjadi Panglima Pasukan Invantri Dalam Jumeneng Dalem Paku Alam X
YOGYAKARTA – wartaekspres.com - Peserta Kirab Ageng Jumenengan Paku Alam X, tidak hanya diikuti keluarga Kadipaten, Keraton saja. Masyarakat umum, para komunitas, juga ikut memeriahkan Kirab Ageng tersebut.
Pemandangan yang sangat tidak biasa
saat acara Kirab Ageng berjalan, di antara para prajurit tersebut terselip
sosok yang gagah, tinggi, berewok, dan wajahnya sering menghiasi layar
televisi, yaitu Indro Warkop.
Dalam acara Kirab Jumeneng Dalem
Paku Alam X, terlihat sosok mantan anggota grup lawak Warkop, yang berperan
sebagai Panglima Pasukan Invantri, dengan menaiki kuda dan memakai baju
kebesaran Kadipaten Pakualaman.
Meski kelihatan masih agak gugup,
namun wibawa seorang Indro yang memakai baju warna merah itu, masih terlihat
gagah. Di atas kudanya pelawak senior tersebut menebar senyum kepada
masyarakat yang berteriak menyebut namanya.
Kepada wartaekspres.com, Indro
Warkop mengatakan, “Saya sangat bangga sekali, memang keinginan saya selama ini
agar beliau diangkat menjadi Paku Alam X,” jelasnya, Kamis (07/01/2015).
Indro sendiri sudah datang sejak
hari Rabu kemarin, karena menurutnya acara Jumeneng Dalem selama ini sudah ditunggu-tunggu.
“Saya sudah datang sejak hari Rabu
kemarin, beliau (Paku Alam X-red) orang baik, sederhana, sahabat saya, dan
semoga beliau selalu menjaga kesederhanaanya dan kepekaan beliau, makanya
saya bela-belain dari Jakarta ke sini untuk ikut menyaksikan langsung
acaranya,” Indro.
Baca di www.wartaekspres.com
Kejari Majene Kembangkan Kasus Dugaan Suap Seleksi CPNS K2 Majene.
MAJENE – wartaekspres.com - Setelah bergulir beberapa hari terakhir, akhirnya kasus dugaan suap seleksi CPNS Kategori dua (K2) jatuh ke ranah hukum. Saat ini Kejaksaan Negeri Majene mulai menangani kasus tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa kasus ini melibatkan mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Majene, Fatta Katta dan Kepala SMPN 2 Sendana, Andi Arsia.
Kasi Intel Kejari Majene, Ikhsan Husni telah melakukan pengumpulan data terkait kasus ini. Ia bersama satu anggotanya dan dua wartawan menemui salah satu korban, Sarifuddin dan Andi Arsia di Kecamatan Sendana, Rabu (6/1/2015).
"Kami masih melakukan pengumpulan data dan mencari tahu siapa sebenarnya itu Hendrik (orang yang sebelumnya disebut Fatta-red), kami belum bisa memutuskan kasus ini masuk pidana umum atau tindak pidana korupsi," kata Ikhsan.
Selain menemui Sarifuddin dan Andi Arsia, Ikhsan juga akan menemui Fatta Katta untuk dilakukan pengumpulan data.
"Andi Arsia kan hanya salah satu kelompok, jadi kami akan telusuri semua kelompok yang terlibat dalam kasus ini," kata Iksan.
Terbongkarnya dugaan penyuapan CPNS dari honorer K2 pada saat salah satu pengguna akun media sosial, Facebok, Aziil Anwar mengunggah foto daftar honorer yang membayar Rp. 25 juta.
Baca selengkapnya di www.wartaekspres.com
Lagi, Kapal Tongkang Terdampar Di Perairan Kepulauan Selayar
SELAYAR – wartaekspres.com - Perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan kembali menjadi ‘sasaran’ tempat terdamparnya Kapal Tongkang bernama ATK 317. Kapal bermuatan batu bara yang disebut-sebut berasal dari Jakarta itu terdampar pertama kali di perairan Desa Latondu, Kecamatan Takabonerate dan untuk kali pertamanya pula dilihat oleh warga masyarakat bernama Singsong.
Melihat
kejadian tersebut, Singsong pun bergegas meminta bantuan warga masyarakat yang
akhirnya bekerjasama untuk mengamankan kapal bersangkutan agar tidak terseret
arus gelombang laut dengan cara membentang tali dari darat ke badan kapal.
Namun
sayang, karena kapal Tongkang naas yang dijumpai pertama kali oleh Singsong tidak
dapat bertahan lama di perairan Desa Latondu. Ombak besar dan cuaca buruk di
sekitar lokasi kejadian menyebabkan putusnya seluruh tali ikatan pada badan
kapal dan membuat kapal kembali terseret arus gelombang hingga ke perairan
Taka’ Gantarang, Desa Tarupa.
Setelah
sempat terseret arus gelombang laut dari perairan Desa Latondu, kapal Tongkang
yang kini telah dijemput oleh pemiliknya itu, kembali terdampar di kawasan
Taka’ Gantarang, sekitar lima mil perairan Desa Tarupa, Kecamatan Takabonerate.
Sekretaris
Desa Tarupa, Arqam Ari yang dikonfirmasi wartawan pada hari Rabu, (06/01) siang
kemarin membenarkan peristiwa terdamparnya kapal tongkang bermuatan batu bara
di perairan Taka’ Gantarang yang bertepatan dengan surutnya air laut.
Langganan:
Postingan (Atom)




