Sabtu, 14 November 2015

Solidaritas Australia, Sydney Opera House Berwarna Bendera Perancis


The Guardian Gedung Sydney Opera House memancarkan warna bendera Perancis, yakni merah, putih, dan biru, Sabtu (14/11/2015), sebagai ungkapan solidaritas Australia terhadap Perancis pasca-serangan mematikan di Paris, seperti ditayangkan di The Guardian. (Istimewa)

SYDNEY - wartaekspres.com - Gedung Sydney Opera House memancarkan warna bendera Perancis, yakni merah, putih, dan biru, Sabtu (14/11/2015), sebagai ungkapan solidaritas Australia terhadap Perancis pasca-serangan mematikan di Paris.

"Malam ini Opera House akan menyala dalam warna biru, putih dan merah seperti bendera negara Perancis. Kami ikut berduka dan mendukung Anda, Paris" tulis Perdana Menteri Negara Bagian New South Wales Mike Baird di akun Twitter-nya, Sabtu pagi, seperti dilansir oleh The Guardian.

Baird mengatakan bahwa dia juga mengusulkan agar bendera Perancis mengudara di atas jembatan pelabuhan terkenal di kota itu.

"Kami turut berduka, kami bersama Paris," kata Baird yang ditulis di akun Facebook-nya seperti dilansir oleh Reuters, Sabtu.

Baca selengkapnya di www.wartaekspres.com

Penumpang Dievakuasi Dari Bandara London


Ilustrasi
LONDON – wartaekspres.com.com - Calon penumpang di terminal utara Bandara Gatwick London dievakuasi setelah polisi menangkap seorang pria yang membawa benda mencurigakan, Sabtu (14/11/2015).
 
Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan beberapa jam setelah serangkaian serangan yang menewaskan lebih dari 120 orang di Paris, Perancis, Jumat (13/11/2015) malam.

"Sehubungan dengan adanya sebuah insiden, Terminal Utara telah dievakuasi sebagai langkah pencegahan," bunyi akun Twitter resmi bandara tersebut.

DailyMail melaporkan, evakuasi dilakukan setelah aparat Kepolisian Sussex dengan bersenjata lengkap menangkap seorang pria yang membawa benda mencurigakan di dalam tasnya.

Baca selengkapnya di www.wartaekspres.com

Korban Tewas Serangan di Paris Bertambah Jadi 153 Orang


Polisi Perancis mengamankan daerah di sekitar gedung konser Bataclan, Jumat (13/11/2015) malam, setelah terjadi serangan maut di tempat itu. (Reuters/BBC)

PARIS – wartaekspres.com - Serangan di Paris, Perancis, pada Jumat (13/11/2015) terjadi secara serempak di sejumlah tempat. 

Serangan tersebut berupa penembakan dan bom bunuh diri. Pejabat Perancis menyatakan, sedikitnya 153 orang tewas dalam penembakan dan pengeboman di Paris dan Saint-Denis, tempat Stadion Stade de France berada. 

Sebanyak 112 orang di antaranya terbunuh di ruang konser Bataclan, menurut Kementerian Dalam Negeri Perancis.

Stasiun TV jaringan CNN, BFMTV, melaporkan, unit SWAT menyerbu ruang konser Bataclan. Menurut kepolisian setempat, dua penyerang dibunuh.

"Polisi juga membebaskan sedikitnya 100 sandera di dalam ruang konser," kata produser CNN. Beberapa di antaranya tampak terluka.

Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan kepada wartawan, "Para teroris yang melakukan kekejaman ini akan menghadapi Perancis yang nekat dan bersatu."

Menurut Hollande, dalam menghadapi teror ini, semua warga Perancis harus mengetahui cara mempertahankan diri, memobilisasi kekuatan, dan mengatasi teroris. 

Baca selengkapnya di www.wartaekspres.com

Sinergitas BSB Sungai Siring Sesuai Dengan Program Antar SKPD


Momentum Yang Ditunggu-tunggu Berfungsinya Transportasi Udara
Ir Joko Setiono (beapit map) di Lokasi BSB

SAMARINDA – wartaekspres.com - Polemik di masyarakat terkait dengan pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB) Sungai Siring mulai berkurang diperbincangkan kalau “BSB” adalah proyek gagal.

Hal ini terjawab, setelah keseriusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kota Samarinda mulai sepaham untuk memacu penyelesaian proyek BSB Sungai Siring.

Inilah momentum yang ditunggu-tunggu bagi masyarakat, khususnya warga Kota Samarinda, dengan berfungsinya BSB semoga layanan transportasi semakin terlayani, khususnya melalui udara. Jarak semakin dekat, semoga tidak melalaikan untuk berkurang diperbincangkan, mensyukuri dengan merawat aset tersebut.

Peninjauan progres pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB) oleh Gubernur Kaltim dan Assisten II, bersama Dishub Prov dan Dinas PU Kalimantan Timur, terkait sinergitas infrastruktur sarana jalan akses menuju BSB. Samarinda, 10 Nov 2015 ini yang merupakan keseriusan Pemerintah guna menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat.

Baca selengkapnya di www.wartaekspres.com

Jumat, 13 November 2015

Narkoba Musuh Bangsa, Harus Diberantas


Komjen Pol Budi Waseso ketika berpidato dalam pembentukan Satgas P4GN
ASAHAN – wartaekspres.com - Pelantikan Satgas Pemberantasan Pengguna dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) disertai pentas pagelaran seni budaya masyarakat dan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2015 (9/11)  di hadiri Komjen Pol Budi Waseso, SH, MH (Buwas).
 
Dalam memerangi darurat narkoba, Komjen Pol Budi Waseso sebagai Kepala BNN RI mengajak seluruh masyarakat di Asahan untuk bersama-sama bergerak dimana ada penyalahgunaan narkoba. "Menjadi perang moderen di masyarakat kita di Indonesia ini," ungkap Budi Waseso dalam pidatonya. 

Budi mengajak setiap elemen masyarakat terutama pelajar, mahasiswa, organisasi massa, unsur pemerintahan baik TNI dan Polri  bersama-sama tampil untuk memerangi peredaraan narkoba ini.

"Dimana saat ini kurang lebih 5,9 juta jiwa telah terkena narkoba, bahkan BNN RI telah menahan barang bukti narkoba jenis Sabu sebanyak 2,6 ton dan ini hanya 20 persennya sedangkan 80 persen lolos masuk ke Indonesia," ungkpnya.

"Pada saat ini, banyak bermunculan narkoba jenis baru sebanyak 300 jenis, sampai saat ini di Indonesia hanya 38 jenis baru yang termasuk narkoba, sangat disayangkan para bandar narkoba yang berasal dari luar negri ini  justru tidak terkontaminasi narkoba. Mereka menjadi pemasok yang  berasal dari negara  China, Thailand, Nigeria, Irak  malah bebas dari candu narkoba, ini jelas kita sudah memasuki perang darurat narkoba," ujar Budi.

Baca selengkapnya di www.wartaekspres.com