Senin, 08 Agustus 2016

Penyerahan Santunan Anak Yatim dan Peletakan Batu Pertama Yayasan Al Mahdi Oleh Bupati Karawang



KARAWANG – wartakspres.com - Tersedianya sumber daya manusia yang memiliki akhlak yang baik dan cerdas sebagai salah satu hal yang  mendukung tercapainya visi dan misi Karawang Yang Maju, Mandiri, Adil dan Makmur. Untuk mewujudkan hal itu, Pemerintah Kabupaten Karawang terus berupaya mewujudkan harapan tersebut dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana prasarana pendidikan.

Maka salah satunya ialah dengan mendukung pembangunan rumah singgah ataupun yayasan yatim piatu di Kabupaten Karawang, seperti yang dilakukan oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana dengan melaksanakan peletakan batu pertama pada pembangunan Yayasan Al Mahdi yang merupakan rumah didik yatim piatu di Desa Pisang Sambo. Tirtajaya, pada hari Senin (8/8).

Pada peletakan batu pertama tersebut, Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana didampingi oleh Pemimpin Yayasan Furqon Rizal Ahmad,  Ketua Yayasan Jami’yyatul Khair Iis Siti Wasiah, dan  Camat Tirtajaya beserta unsur muspida.

Lahan untuk membangun yayasan ini merupakan bantuan dari warga sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan sosial, seluas 600 m2 yang rencananya ke depan akan diperluas lagi.

“Tentunya ini harus diapresiasi, atas nama pemerintah Kabupaten Karawang saya menghaturkan terima kasih,” ujar Cellica dalam sambutannya.

Pada sambutan tersebut, Cellica juga menyampaikan beberapa bantuan yang akan diberikan kepada Yayasan Al Mahdi ini, yaitu bantuan terhadap pengadaan tiang pancang bangunan bagi yayasan tersebut.

“Bantuan yang diberikan memang baru sedikit. Tapi semoga apa yang telah diberikan ini dapat bermanfaat bagi warga sekitar. Bukan masalah nominalnya, tapi masalah keikhlasannya. Semoga ini dapat menjadi stimulan untuk membangkitkan semangat kedepan,” tambah Cellica.

Cellica mengajak kepada semua anak-anak yatim di yayasan Al Mahdi, agar selalu mentaati orang tua asuhnya, menghormati guru sehingga dapat membanggakan di kemudian hari.

“Jadilah anak-anak yang sholeha. Jadilah anak-anak yang membanggakan orang-orang di sekitar,” tutup Cellica. (Red/Humas)

Bupati Karawang Berikan Bansos dan Hibah Untuk Korban Bencana Alam



KARAWANG – wartaekspres.com - Karawang merupakan salah satu wilayah yang topografinya sering mengalami bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor. Salah satunya ialah yang terjadi di Desa Medalsari, Kecamatan Pangkalan beberapa waktu lalu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang sebagai badan yang menangani permasalahan dan persiapan dalam menghadapi bencana alam di Kabupaten Karawang sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat menyerahkan santunan kepada korban bencana alam di Kabupaten Karawang bertempat di Loby Gedung Singaperbangsa pada hari Senin (8/8).

Penyerahan santunan tersebut secara simbolis diberikan oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana kepada lima perwakilan warga Desa Kedawung, Kecamatan Lemah Abang dan  Desa Medalsari, Kecamatan Pangkalan.

Pada kesempatan tersebut hadir pula Sekretaris Daerah Teddy Rusfendi Sutisna, Asisten Admistrasi Setda Kabupaten Karawang Ramon Wibawa Laksana dan Kepala BPBD Kabupaten Karawang, Drs. Asip Suhendar.

Bantuan diserahkan atas dasar Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor : 360/Kep.319-Huk/2016 tentang penerima bantuan bencana alam, serta Surat Keputusan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karawang Nomor : 360/67/BPBD/2016 tentang  tata cara pencairan bantuan korban bencana dengan jangka waktu kejadian periode Januari 2016 sampai Juni 2016. Jumlah penerima bantuan seluruhnya sebanyak 30 orang yang telah memenuhi persyaratan dan telah lolos assesmen dari tim verifikasi BPBD Kabupaten Karawang.

Lebih rinci, Bantuan secara simbolis tersebut diserahkan kepada tiga orang dari Desa Kedawung, Kecamatan Lemah Abang dan dua warga dari Desa Medalsari, Kecamatan Pangkalan. Dengan rincian bantuan sebesar Rp. 2.500.000 untuk bantuan rusak sedang dan bantuan rusak berat sebesar Rp. 3.500.000. (Red/Humas)

Pelantikan Pemuda Katolik Komisariat Anak, Cabang Kecamatan Gunungsitoli



GUNUNGSITOLI – wartaekspres.com - Komisariat Pemuda Katolik Cabang Kota Gunungsitoli melaksanakan pelantikan kepada pengurus Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang Kecamatan Gunungsitoli periode 2016-2019 di Aula Gereja St. Maria BPB Gunungsitoli. Jalan Karet No. 33A, Kota Gunungsitoli, Minggu (07/08).

Acara pelantikan turut dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Kota Gunungsitoli, Drs. Sinema Gulo, Pastor Samuel, Penasehat Pemuda Katolik Dalifati Ziliwu, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Gunungsitoli, Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang Kecamatan Gunungsitoli Idanoi,  Ketua GAMKI Kota Gunungsitoli David Mathias Hulu, Presama STIE Pembnas Nias.

Selain itu tampak juga hadir pengurus Cabang Pemuda Pancasila Kota Gunungsitoli, pengurus Cabang Barakuda Kota Gunungsitoli, pengurus Cabang PMII Gunungsitoli- Nias, mewakili Polres Nias, pengurus Cabang Pemuda Demokrat Kota Gunungsitoli, Biarawan/ Biarawati, Sanggar Magai SMA Swasta Santu Xaverius, Kota Gunungsitoli.     

Dalam laporannya, Panitia Pelaksana Pelantikan Komisariat Cabang Kecamatan Gunungsitoli Julius Lahagu melaporkan, bahwa Pelantikan Pengurus Komisariat Anak Cabang Kecamatan Gunungsitoli sesuai dengan Surat Keputusan yang ada.

“Sesuai dengan Surat Keputusan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Gunungsitoli dengan No : 027/ SK/ PK/ KOMCAB- GUSIT/VIII/2016 tentang struktur dan komposisi personalia Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang Kecamatan Gunungsitoli periode 2016-2019, dan acara pelaksanaan pelantikan pada hari ini sumber dananya berasal dari kas organisasi, spontanitas panitia pelaksana, dan donatur lainnya yang sifatnya tidak mengikat,“ ujar Julius Lahagu.

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang Kecamatan Gunungsitoli dalam sambutannya membakar semangat para pemuda dalam menjaga dan melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Ini adalah peristiwa penting bagi pemuda katolik dan kembali saya ingatkan bahwa kita jangan sekali-sekali melupakan sejarah, Pemuda Katolik Berdiri sejak 15 November 1945, ini berarti 3 bulan setelah Indonesia merdeka pemuda katolik telah lahir. Maka untuk itu, pemuda Katolik selalu membuka diri dan ikut serta memperjuangkan nilai-nilai keadilan, saya juga tekankan bahwa isu-isu yang sifatnya SARA maka pemuda Katolik akan siap digaris terdepan, kita jangan dipecah belah, NKRI harga mati...!!! Maka untuk itu, kepada rekan-rekan yang baru dilantik untuk selalu mengedepankan Tri Prasetya yang barusan disebutkan, “ tegas Odiaro Gea dengan semangat yang berapi-api.

Lebih lanjut dalam sambutannya Penasehat Pemuda Katolik Dalifati Ziliwu mengucapkan, selamat bagi para pengurus Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang Kecamatan Gunungsitoli.

“Kami selaku Penasihat mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Komisariat Anak Cabang yang baru dilantik hari ini, dan selamat kepada Komisariat Cabang yang berhasil melebarkan sayap organisasi. maka untuk itu Pemuda Katolik harus mampu menyatakan dirinnya ,100 persen Katolik,100 persen indonesia dan Motto Pro Acclesia et Patria benar-benar dilaksanakan,“ ucap Dalifati Ziliwu yang juga selaku Anggota DPRD Nias Utara.

Demikian halnya, juga disampaikan oleh Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Gunungsitoli, Drs. Sinema Gulo dalam sambutannya menjelaskan peran pemuda dalam bernegara.

“Sebagai seorang pemuda harus mampu mengedepankan nilai- nilai persatuan dan kesatuan demi mewujudkan NKRI yang damai dan tenteram, keberadaan pemuda Indonesia merupakan tonggak pemersatu bangsa. Maka untuk itu, saudara-saudara saya yang dilantik hari ini saya berpesan jadilah pemuda Katolik, pemuda yang selalu mengedepankan nilai-nilai religius dan selalu ada untuk perdamaian negara dan dunia,“ tegas Gulo.

Mewakili Ormas dan OKP, David Mathias Hulu selaku Ketua GAMKI Cabang Kota Gunungsitoli menyampaikan, bahwa pemuda saat ini harus mampu mengedepankan nilai-nilai toleransi sesama umat beragama.

“Saat ini negara kita sedang dilanda dengan isu-isu yang sifatnya SARA, isu yang berperan memecah belah kesatuan dan persatuan kita sebagai pemuda Indonesia. Maka untuk itu kita berharap, supaya kita selaku pemuda ikut andil dalam menjaga keutuhan NKRI demi menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan. Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk tetap menjaga rasa persaudaraan dan kerukunan umat beragama yang telah lama kita jalin,“ pungkas Hulu.  (Sefin)

Minggu, 07 Agustus 2016

Begini Aksi Heroik Petugas Mengevakuasi 8 Pekerja Yang Terjebak Kebakaran




JAKARTA- wartaekspres.com - Petugas Pemadam berhasil mengevakuasi kurang lebih 8 orang yang terjebak kebakaran di lantai 27 proyek Hotel Swiss-Bellhotel, Kirana Commercial Avenue (KCA), Kelapa Gading, Jakarta Utara. Proses evakuasi itu memakan waktu singkat sekitar 40 menit saja.

Kasie Ops Sudin Damkar Jakarta Utara, Abdul Wahid mengatakan, bahwa proses evakuasi dilakukan pada pukul 19.00 WIB. Tak sampai satu jam, delapan orang itu berhasil dikeluarkan dari dalam gedung.

"Karena keterbatasan kita kumpulkan delapan orang rescue. Saya butuh orang nekat. Penyelamatan tidak sampai satu jam. Paling Cuma empat puluh menit," ujar Abdul di lokasi kebakaran, Jalan Boulevard, Kelapa Gading, Jakut, Minggu (7/8/2016).

Saat pertama kali ditemukan di lantai 27, para pekerja itu hanya bisa teriak-teriak. Kondisi mereka juga sedikit lemas karena terlalu banyak menghirup asap.

"Mereka tidak berani melewati asap, mereka hanya di ujung dan teriak-teriak disertai panik minta tolong," ujar Abdul.

Abdul mengatakan, pihaknya mengestimasi waktu penyelamatan sekitar dua jam. Proses evakuasi dilakukan via tangga darurat.

"Korban dari lantai atas 23, saya giring ke lantai 8. Di sana (lantai 8) kita beri treatment dan oksigen. Setelah agak fresh mereka digiring ke lantai dasar," ucapnya.

Kebakaran tersebut terjadi pada pukul 16.40 WIB, hingga pukul 22.30 WIB kebakaran masih berlangsung. Sementara 24 unit pemadam kebakaran berjibaku melawan si Jago Merah. Korban tewas akibat si jago merah adalah dua orang. (Ahmad)